Warung Internet

Kamis, 04 Oktober 2012

Kisah Pengemudi Motor Minerva yang Nyaris Jadi Korban KRL Anjlok

Kategory:

Pasang Iklan disini



Shock dan takut masih hinggap di diri Maerudin (30), pengemudi sepeda motor Minerva yang nyaris menjadi korban KRL Commuter Line yang anjlok di Stasiun Cilebut, Bogor, Jawa Barat. Terlambat sedikit saja untuk meloncat, Maerudin bisa tertimpa kereta itu.

"Masih takut, shock. Tadi saya juga gemetar," ujar Maerudin yang ditemui di warung kopi di dekat Stasiun Cilebut, Kamis (4/10/2012).

Pada pagi tadi, Maerudin meninggalkan rumah dengan menaiki sepeda motor sport 150 cc miliknya itu. Ketika harus mengantar anak ke sekolah, maka pria yang akrab disapa Udin ini pulang ke rumah untuk menjemput anaknya.

Seperti pengguna sepeda motor lainnya, dia menggunakan pintu perlintasan KA yang dijaga satpam di Stasiun Cilebut. Saat melihat ke kanan dan ke kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang melintas, seorang satpam yang berjaga menyuruhnya agar segera melintas.

Tiba-tiba sepeda motor bernopol F 5475 KQ itu berhenti mesinnya di jalan yang memisahkan rel kereta api Jakarta-Bogor dan Bogor-Jakarta. Posisi sepeda motor masih on kendati mesinnya mati. Nah, saat itu Maerudin melihat ada kereta yang akan lewat dari Bogor menuju Jakarta. Dia semula memutuskan bertahan di tempat itu sampil menunggu kereta lewat. Namun dia berubah pikiran kala melihat posisi kereta yang aneh.

"Tiba-tiba saya lihat keretanya aneh. Dua gerbong di depannya lurus, gerbong belakangnya miring dan mengarah ke motor saya. Terus saya loncat, lari ke tembok ke pinggir rel. Ini sampai muka kena tembok, jontor nih bibir," ucap Udin sambil menunjuk ke arah bibirnya.

Pria yang bekerja di proyek bangunan ini terlihat kebingungan dengan musibah yang dihadapi. Maka itu dia mengurus surat kerusakan sepeda motor di kantor polisi. Lalu dia menyampaikannya ke PT KAI untuk mendapat penggantian Rp 15 juta. Belum ada jawaban atas permintaannya itu lantaran PT KAI masih sibuk mengevakuasi kereta yang anjlok, Udin pun hanya bisa mondar-mandir.

Warga kampung Batu Gede, Cilebut Barat, itu membeli sepeda motor Minerva dari seseorang bernama Tanzil. Dia belum sempat balik nama sehingga STNK nomor tersebut masih atas nama Tanzil. Itu makanya sempat terjadi kesalahan pencatatan nama oleh pihak berwajib.

Ketika sepeda motornya berhasil dievakuasi, Udin segera berlari menghampiri ke tKP. Udin hanya bisa garuk-garuk kepala dan geleng-geleng melihat sepeda motor kesayangannya ringsek.

"Untung lu kabur, kalau nggak lu bisa lebih ringsek," cetus seorang warga yang ikut melihat proses evakuasi kepada Udin.

Sebelumnya diberitakan KRL 435 yang berangkat dari Bogor ke Jakarta anjlok di Stasiun Cilebut pada pukul 06.15 WIB. Kereta anjlok diduga karena rel gompal. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Namun dampaknya perjalanan KRL ke tempat kerja di Jakarta terganggu.



[Refrensi: detik.com]

KOTAK KOMENTAR

Hubungi Admin
Info Ukuran dan Harga Pemasangan Iklan WhatsApp / SMS : 08986003276

ARTIKEL MENARIK LAINNYA

DAFTAR ISI

Inspiratif

Index »

SOBAT KUPAS